Selasa, 01 Mei 2012

Cara Cepat Paham Kimia


Satu kata yang mungkin paling sering didengar para siswa (sebenarnya sih semua siswa juga tahu bahwa kewajiban utamanya) memang pada satu kata tersebut. Apalagi kalau bukan belajar, belajar, belajar.

Namun tidak jarang kan apabila tahu bukan berarti mau melaksanakannya apalagi secara sadar tanpa harus terpaksa-paksa (he he). Coz, biar efisien dan efektif belajar ternyata bisa disiasati dengan jurus dahsyat terutama untuk pelajaran kimia. Belajar dengan waktu yang lama belum tentu hasilnya memuaskan jika belajar kita tidak efektif. Setelah berjam-jam membolak-balik buku tetapi tetap saja nggak ada yang nyangkut di otak. Itu berarti belajar kita tidak efektif. Cobalah beberapa tips ‘n triks berikut agar kamu-kamu lebih bisa efektif.

1. Bikin body se-fresh mungkin. Dengan begitu membuat pikiran kita juga lebih fresh. Mandi adalah salah satu caranya.

2. Cari suasana yang paling nyaman. Bisa di taman, di tempat sunyi (asal jangan di kuburan). Biasanya juga memutar musik yang ngebantu kita merasa betah dan nyaman tentunya bukan aliran hard rock dengan bass yang mengetarkan telinga. Bersihin dan rapiin kamar, ini membantu agar lebih konsentrasi.

3. Susunlah hubungan-hubungan yang terjadi dari catatan-catatan kecilmu. Buatlah semacam kerangka tulisan yang menjelaskan dari awal dan akhir. Ini membantu kita untuk mengerti pelajaran yang kamu pelajari. Dengan demikian otak kamu terlatih untuk menganalisis sebuah masalah dan menemukan cara mengatasinya.
Berbeda dengan sekadar menghafal, tanpa tahu apa yang sebenarnya kamu pelajari. Hal ini bakal tidak berlangsung lama karena sebelum kamu tuntas menghafal seluruhnya, hafalan pertama sudah lupa. Hematlah penggunaan memori kamu, karena memori kamu bukan harddisk atau CD-RW atau USB Flash. Jadi sekali kamu mengerti tidak mudah untuk lupa karena yang diingat memorimu adalah hasil pemahaman otak, bukan tulisan-tulisan di buku.

4. Hindari SKS (Sistem Kebut Semalam). Hal ini akan membuat badanmu loyo, gontai, meriang, pegel-pegel, de-el-el. Ingat, otak manuia punya batas. Kagak bisa dipaksain untuk bekerja terus menerus dan sekaligus (kayak multi-tasking, gitu…).
Mengapa? Karena otak dirancang untuk bekerja efesien. Jika ada pemahaman baru, maka pemahaman lama akan dihapus dan diganti dengan pemahaman baru. Pemahaman yang kita peroleh bersifat bertahap yang semakin lama semakin baus. Inilah yang disebut kemampuan belajar. Misalnya kita belajar sembilan bab, kamu harus memahami bab demi bab dengan bertahap hingga lengkap sampai sembilan bab sebagai satu kesatuan.

5. Otak kita butuh istirahat, kalau sudah jenuh. Istirahat dengan beberapa saat untuk mengendurkan otot termasuk mata. Dengan demikian ngga terasa otak kita akan bertahan cukup lama untuk belajar.

6. Buatlah kesimpulan pada setiap akhir belajar. Ini agar kamu mengetahui inti dari seluruh bahasan yang telah dipelajari. Buat cara jembatan keledai untuk jenis hafalan, seperti deret unsur Gol VIIIa/ gas mulia: Heboh Negara Argentina Karena Xenon Renang (He Ne Ar Kr Xe Rn) atau sistem kunci dan gembok berikut: pada reaksi elektrokimia berlaku KRAO (Katoda Reduksi Anoda Oksida). Untuk perhitungan kimia konsep Mol dan Hukum Dasar Kimia harus benar-benar terkuasai lebeh dulu karena ini dasar perhitungan semua hitung terapan kimia, kuasailah cara teoritisnya dan cara penyelesaian dengan smart solution (cara cepat gitu).

7. Anggaplah belajar suatu kebutuhan hidup kita. Seperti makan, minum, tidur, main, de-el-el. Hal ini akan melatih otak untuk berpikir kritis dan mudah menerima hal-hal baru. Agar jadi amalan dunia akhirat. Jangan lupa berdoa sebelum dan sesudah belajar, luruskan niat hanya ibadah pada Allah SWT. Selamat mencoba.(int/nhk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar